Rabu, Februari 8

sepuluh kedua

ada jeda panjang bukan berarti saya lupa
kamu tahu betapa mudah konsentrasi saya terpecah, dan bagaimana saya selalu terbenam dalam euforia pengalaman baru
dunia berputar sangat cepat di belahan bumi sini, bagaimana disana?

saya ingin kembali tepat di titik ketika dulu saya mengambil jarak : tawamu ketika kita hanya berdua
dan inilah banjir memori yang terjadi setelahnya

11. kamu pecinta berat putih telur, tapi tidak pernah suka rasa kuning telur. saya? sebaliknya. maka saat - saat makan telur selalu jadi menyenangkan ketika kamu ada. saya suka itu.

12. kamu menghormati keinginan saya untuk menjadi ovo-lacto-vegan saat itu. maka kita selalu butuh waktu lama setiap memutuskan tempat makan, mengingat tidak banyak sayur yang saya doyan, tapi kamu tidak pernah keberatan. saya suka itu.

13. kamu pecinta komik, ada banyak komik tersusun di lemari bukumu. yang sudah kamu baca berulang - ulang dan kamu hapal isinya. tapi selalu kamu baca lagi dan lagi. saya suka itu.

14. kamu punya kebiasaan mengacak rambut saya sebagai ganti salam. saya suka itu.

15. kamu memahami obsesi saya pada ketepatan waktu, terutama pada hari - hari penting, dan dengan sukarela berpartisipasi dalam acara kejar-kejaran dengan detik jam. saya suka itu.

16. sepanjang ingatan, kamu selalu memakai kacamata, sering kali tanpa frame. saya suka itu.

17. kamu tidak merokok, dan sepanjang yang saya tahu tidak mengkonsumsi narkoba atau minuman keras. saya suka itu.

18. kamu memanggil saya 'nonik' dengan nada yang penuh sayang, dan mau tidak mau saya memperhatikan bahwa kamu selalu tersenyum setiap kali saya memanggil kamu 'ooh'. saya suka itu.

19. kamu selalu melembutkan nada bicaramu ketika bicara dengan saya, bahkan ketika saya membuat kamu marah, sering kamu memilih diam dan bukan berteriak. kamu memahami betapa saya sensitif pada kata dan nada. saya suka itu.

20. kamu yang pertama menanamkan gagasan tentang punya banyak anak di kepala saya. tiga anak kandung dan sembilan atau lebih anak adopsi. yang kesemuanya akan kita cintai sama besar. kamu mengajari saya untuk menggandakan hati, dan bukannya membagi. saya suka itu.

2 komentar:

  1. ini bukan objek maya kan? soalnya terlalu nyata. :p

    BalasHapus
  2. entahlah :) terkadang sulit membedakan mana nyata dan mana maya :) bukankah otak manusia juga bisa salah kaprah?

    BalasHapus