karena semuanya tak akan pernah lagi sama
kali ini, kamu yag yang nampaknya kamu yang harus mentolerir keegoisan saya
karena saya ternyata tetap begini
tetap menjadi pribadi yang mudah memaafkan, tapi tidak akan pernah melupakan
kamu mengecewakan saya, bukan kali yang pertama, tapi yang ini sangat menyakitkan
kamu tidak tahu apa saja yang harus saya alami untuk bisa kembali tertawa di lingkungan yang sama dengan kamu
kamu tidak tahu seminggu penuh yang diisi dengan tangis dan ratapan
kamu tidak tahu rasa takut dan marah yang harus saya hadapi setiap saat
kamu tidak tahu berita apa yang telah saya dengar dan akan terus saya ingat
kamu tidak tahu dan tidak akan pernah tahu .. karena kamu memang tidak mau tahu
kali ini,
saya tidak mau peduli pada perasaanmu, atau kesibukanmu
saya cukup tahu bahwa kamu tidak ada di sisi saya
dan kamu tidak cukup peduli
itu menyakitkan
sungguh
ketika saya bisa bilang bahwa kamu orang yang paling saya percaya .. di sana .. ternyata ~
tapi yasudah
saya maafkan kamu
dan semua temanmu itu
tapi tidak saya lupakan
tidak akan pernah
saya bisa jadi cukup tolol untuk percaya pada kamu, dulu, tapi saya tidak setolol itu
untuk membiarkan diri saya disakiti lebih dari ini
jadi, jika kamu merasa di antara kita ada masalah, lupakan saja
tidak ada masalah apa-apa
setidaknya, tidak ada masalah yang perlu dibereskan
bersenang-senang saja lah kamu
dengan lingkungan baru yang sudah kamu dapatkan dan akan kamu nikmati
biar saja saya disini
karena saya tak pernah kehilangan
sejak awal seharusnya kamu sudah memperhitungkan
kehilangan saya tidak pernah mudah, saya yakin itu
tapi sekarang ini, mari saling membiasakan diri saja.
karena saya akan menganggap kamu biasa saja
sebiasa saya bersikap pada yang tidak saya kenal baik
dan jangan berharap muluk dari saya
kita tak akan pernah jadi seperti dulu lagi
tidak akan bisa
karena semua tak lagi sama
terkadang, bahkan kamu pun harus belajar menjadi daun... yang tak pernah terlalu erat menggenggam tangkainya, yang pasrah untuk jatuh dan meluruh, mempercayakan seluruh jiwanya pada angin. nikmati saja tarian terakhirmu... sebelum mendarat dan terkubur, masih dengan syukur
Kamis, Juni 16
Senin, Juni 6
sms
"beep beep"
....
oh!
syukurlah, itu kamu~
memang sudah saatnya ..
saya sudah hampir mati karena merindu
....
oh!
syukurlah, itu kamu~
memang sudah saatnya ..
saya sudah hampir mati karena merindu
a way to home
menulis tentang kamu ..
mengenang ..
karena itu satu-satunya jalan untuk pulang.
tolong, aku tersesat disini, merindukanmu
mengenang ..
karena itu satu-satunya jalan untuk pulang.
tolong, aku tersesat disini, merindukanmu
Jumat, Juni 3
angkat teleponnya
Tuhan, tolong jawab telepon saya
saya butuh Kamu
karena Kamu kan, katanya, Maha Tahu
saya butuh bicara denganMu
karena Kamu tahu, apa-apa yang mereka tidak mau tahu
saya mohon, jawab sebentar saja
saya butuh Kamu
karena Kamu kan, katanya, Maha Tahu
saya butuh bicara denganMu
karena Kamu tahu, apa-apa yang mereka tidak mau tahu
saya mohon, jawab sebentar saja
Langganan:
Postingan (Atom)