dia adalah rangkaian hati yang terjalin manis.
dia adalah satu kesinambungan, tanpa awal dan tanpa akhir.
dia berbentuk lingkaran.
ini hari pertama aku bersama dengan dia.
dia yang mengingatkanku pada kamu :)
kejadian ini sederhana saja, beberapa akan bilang bahwa kamu memberikannya pada saya hanya karena rentetan kebetulan
tapi, sama seperti iman saya bahwa santa itu ada,
saya menyimpan secuil rasa percaya bahwa di dunia tidak ada yang namanya kebetulan
bagaimana bisa dibilang kebetulan, jika dulu sekali jiwa saya dan jiwa kamu sudah bersua dan saling berjanji?
jika kita sudah bersepakat untuk bertemu dan berbagi mimpi?
siang ini, saya biarkan dia menggenggam hati dan jari kelingking saya
kenapa jari kelingking?
karena konon, dua insan yang ditakdirkan bersama,
dihubungkan oleh benang merah takdir, yang melingkar di jari kelingking masing - masing
dan sungguh, saya tahu bahwa ada benang merah melingkari jari kelingking saya
lalu benang itu terentang panjang, panjang sekali ..
ujung benang berakhir di jarimu
membelit aku dan kamu, menyatukan masa depan kita
sayangnya, orang lain tidak bisa melihat benang ini
maka saya tegaskan dengan dia
dan lagi, dengan begini
saat saya rindu kamu
saya cukup menghayati lekat dia di jari saya
dan itu, meski tak sama, namun cukup menggantikan
dia, cincin itu,
adalah dirimu dalam versi mini,
yang bisa saya bawa kemana - mana
*terinspirasi cincin kecil hadiah snack gulai ayam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar