Papa ..
i miss you
i. do. miss. you. so
Pa, hari-hari ini berat sekali
dan sungguh saya berharap Papa ada di sini
.. tapi bukan berarti saya mengharapkanmu hanya di hari yang berat
Pa, saya rindu Papa
belakangan ini, saya selalu kedinginan
entah memang udara Jogja yang menggigit
atau saya saja yang merasa demikian
Pa, kamu tahu?
ada kalanya saya berpikir untuk menyusul Papa saja secepatnya
tampaknya itu menyenangkan, berada di sana, bersama kamu, tanpa apa-apa yang perlu dipusingkan
tapi saya masih menyayangi Mama, dan Dito
dan saya terlalu takut
pada ketidakpastian
bagaimana jika saya tidak bertemu kamu, Pa, disana?
akhir-akhir ini tampaknya ada saja masalah menghampiri
Papa tahu betapa sensitifnya saya, dan betapa rapuh hati saya ..
kamu tahu dan cuma kamu yang tahu ..
saya mulai terserang macam-macam penyakit
asam lambung naik, saya demam, dan jantung saya mulai nyeri lagi
tapi ini bukan masalah Papa
saya ikhlas menerima semuanya
jika saya tidak terbunuh oleh ini semua, maka saya akan tumbuh semakin kuat
dan jika saya terbunuh, oaling tidak saya punya harapan bertemu Papa ..
Pa, ada banyak yang ingin saya ceritakan
tentang semua kekhawatiran saya, tentang semua kesedihan, semua luka dan semua beban pikiran
saya tidak punya seorangpun untuk berbagi disini
sejak dulu, kamu lah satu-satunya
tanpa kamu,
saya selalu kedinginan
dan kesepian