setiap kali ditanya: kenapa bisa suka?
saya selalu bingung harus menjawab apa ..
sama sekali bukan karena tidak ada jawabannya
melainkan karena jawabannya sangat panjang, sangat lama, dan sangat runyam
saya bukannya tidak mau menjelaskan
saya sekedar tahu diri, justru si penanya yang tidak akan mau mendengar
jawaban yang kalau dikatakan butuh waktu berjam-jam
dan untuk dijabarkan akan butuh berlembar-lembar kertas
saya bisa saja, dengan mudahnya, menyusun daftar
tentang kamu, hingga detail terkecilnya yang membuat saya suka
sekarang coba kita tulis, sepuluh saja, alasan yang membuat saya jatuh suka kali pertama itu
1. kamu punya senyum yang lucu, yang berawal dari ujung bibir dan berakhir di mata. senyum yang selalu membuat mata kamu menyipit berbentuk bulan sabit. saya suka itu.
2. kamu punya suara bariton yang berat, dan dalam. dan jujur saja, sangat maskulin di telinga saya. dan sangat mendebarkan, terutama ketika suara itu memanggil nama saya. saya suka itu.
3. kamu tidak suka memakai parfum. jadi yang saya hirup selalu aroma tubuh kamu. saya hafal bau keringat kamu. saya suka itu.
4. kamu punya tangan yang besar dengan jari-jari panjang. sejak kecil, saya selalu terobsesi dengan jari-jari yang panjang dan cantik bentuknya. dan lagi, genggaman tangan kamu hangat. saya suka itu.
5. kamu punya satu lesung pipi yang menggurat dalam di pipi kiri. saya juga punya satu yang seperti itu di pipi kanan. kita menghargai fakta sederhana ini, yang membuat kita seolah saling melengkap. saya suka itu.
6. kamu pendiam, tidak mudah akrab dengan orang baru. itu membuat kamu terkesan dingin dan berjarak. padahal saya tahu betapa hangatnya kamu. hanya saya yang tahu. saya suka itu.
7. kamu membaca buku-buku fiksi ilmiah. kamu suka bicara tentang teori ini-itu yang saya tak sepenuhnya paham. tapi, saya suka itu.
8. kamu suka warna hitam. saya suka warna putih. kontras sekali! tapi entah kenapa, senang mengetahui kita bisa berbeda tapi bersisian. saya suka itu.
9. kamu tidak keberatan mendengarkan musik yang saya suka. membaca buku yang saya suka. mencicipi makanan yang saya suka. saya suka itu.
10. kamu begitu serius, tapi saat kita berdua saja, kamu selalu selalu selalu banyak tertawa. banyak bercanda. saya suka itu
lihat sayang, saya butuh tak sampai 5 menit untuk menulis ini semua. daftar ini masih jauh dari selesai. akan saya tulis lagi lain waktu, apa-apa yang waktu itu tidak sempat saya sampaikan. sekarang, saya mau melamunkan poin ke 10 lalu merindukan kamu :)
terkadang, bahkan kamu pun harus belajar menjadi daun... yang tak pernah terlalu erat menggenggam tangkainya, yang pasrah untuk jatuh dan meluruh, mempercayakan seluruh jiwanya pada angin. nikmati saja tarian terakhirmu... sebelum mendarat dan terkubur, masih dengan syukur
Minggu, Agustus 14
Kamis, Agustus 11
kenapa orang-orang jatuh cinta?
saya, sudah melihat dunia 19 tahun lebih sedikit
saya rasa yang saya tontoni sudah cukup banyak
ada ini-itu, sedikit begini dan begitu
di antara banyak yang saya lihat, saya selalu
paling suka merenungi cinta
cinta ada macam-macam bentuknya
macam-macam kemasannya
macam-macam asal dan tujuannya
saya pribadi, mencintai semua jenis cinta
ada beragam jenis ekspresi cinta
sebagian sudah saya lihat
dan bagian yang lebih banyak akan saya pelajari kemudian
tapi akhir-akhir ini, saya merasa ada satu jenis yang tidak juga saya mengerti
padahal ini bentuk cinta yang paling umum sekaligus paling populer
ini bukan kisah cinta rumit dan berbelit
yang harus melewati beribu cobaan baru bisa bersatu
kisah cinta yang ini cuma butuh satu prosesi 'penembakan'
lalu meloncat langsung ke akhir cerita
dan ketika saya bilang akhir cerita, saya tidak mengacu pada 'they live happily ever after'
saya mengacu pada bagian selanjutnya : the end.
iya ini yang saya ga pernah ngerti
banyak temen saya, terutama temen di bangku kuliah
bisa dengan gampang nya pacaran, lalu putus lalu pacaran lagi
yang membuat saya heran adalah plot ceritanya, yang berulang monoton, tapi mereka tak pernah belajar dari kesalahan
jadi ini ringkasannya :
A bertemu dengan B, secara fisik sama-sama oke-oke saja, lalu saling senyum ramah, menyapa, bertukar no HP, saling mengaku jatuh cinta pada sahabat" terdekat. seminggu kemudian mulai saling menelepon dan bertandang.minggu depan nya sudah jadian. lalu belum sampai hitungan bulan sudah bertengkar. dua minggu kemudian putus.
lalu mereka akan mengulang plot yang sama dalam waktu 3 bulan, atau kurang.
saya cuma kurang paham
apa arti cinta buat manusia-manusia macam ini?
apa harga komitmen di mata mereka?
buat apa mereka mengukir janji-janji manis?
lalu akhirnya,
kenapa orang-orang ini jatuh cinta?
buat apa?
agar bisa patah hati sebulan kemudian?
saya rasa yang saya tontoni sudah cukup banyak
ada ini-itu, sedikit begini dan begitu
di antara banyak yang saya lihat, saya selalu
paling suka merenungi cinta
cinta ada macam-macam bentuknya
macam-macam kemasannya
macam-macam asal dan tujuannya
saya pribadi, mencintai semua jenis cinta
ada beragam jenis ekspresi cinta
sebagian sudah saya lihat
dan bagian yang lebih banyak akan saya pelajari kemudian
tapi akhir-akhir ini, saya merasa ada satu jenis yang tidak juga saya mengerti
padahal ini bentuk cinta yang paling umum sekaligus paling populer
ini bukan kisah cinta rumit dan berbelit
yang harus melewati beribu cobaan baru bisa bersatu
kisah cinta yang ini cuma butuh satu prosesi 'penembakan'
lalu meloncat langsung ke akhir cerita
dan ketika saya bilang akhir cerita, saya tidak mengacu pada 'they live happily ever after'
saya mengacu pada bagian selanjutnya : the end.
iya ini yang saya ga pernah ngerti
banyak temen saya, terutama temen di bangku kuliah
bisa dengan gampang nya pacaran, lalu putus lalu pacaran lagi
yang membuat saya heran adalah plot ceritanya, yang berulang monoton, tapi mereka tak pernah belajar dari kesalahan
jadi ini ringkasannya :
A bertemu dengan B, secara fisik sama-sama oke-oke saja, lalu saling senyum ramah, menyapa, bertukar no HP, saling mengaku jatuh cinta pada sahabat" terdekat. seminggu kemudian mulai saling menelepon dan bertandang.minggu depan nya sudah jadian. lalu belum sampai hitungan bulan sudah bertengkar. dua minggu kemudian putus.
lalu mereka akan mengulang plot yang sama dalam waktu 3 bulan, atau kurang.
saya cuma kurang paham
apa arti cinta buat manusia-manusia macam ini?
apa harga komitmen di mata mereka?
buat apa mereka mengukir janji-janji manis?
lalu akhirnya,
kenapa orang-orang ini jatuh cinta?
buat apa?
agar bisa patah hati sebulan kemudian?
Langganan:
Postingan (Atom)