empat dinding batu bata
berdiri tegak bergandeng tangan
bukan memberi kehangatan
tapi mengungkung memenjarakan!
sepi sepi dan pengap
kuning lembut tak menentramkan
lantai
dan atap
bersekutu
menghimpit, menggencet!!
sesak sesak dan bosan
aku rindu ruang kelasku
jendela - jendela besar dan tanpa pintu
keramaian jalan yang selalu bisa ditontoni
lubang persegi yang menampakkan langit
angan yang melebur dalam riuh rendah dunia
kembalikan! berikan jendela itu padaku!!
berdiri tegak bergandeng tangan
bukan memberi kehangatan
tapi mengungkung memenjarakan!
sepi sepi dan pengap
kuning lembut tak menentramkan
lantai
dan atap
bersekutu
menghimpit, menggencet!!
sesak sesak dan bosan
aku rindu ruang kelasku
jendela - jendela besar dan tanpa pintu
keramaian jalan yang selalu bisa ditontoni
lubang persegi yang menampakkan langit
angan yang melebur dalam riuh rendah dunia
kembalikan! berikan jendela itu padaku!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar