sayang, coba longok keluar jendela mu, dunia sedang hujan
lalu, apa yang kau lihat dari balik tirai yang disibak?
langit kelam? awan pekat?
hujam air dari langit
atau rinai yang disinari lampu jalan?
Sayang, ini aneh sekali
entah jendela saya yang salah atau jiwa saya yang salah
rasa - rasanya di tiap tetes air terpantul bayang senyummu
dan butir - butir air yang mengetuk jendela .. mereka mendendangkan namamu
dendang manis yang lalu digemakan bertubi - tubi
oleh hujan yang memukul aspal keras
Sayang,
katakanlah bahwa ini semua bukannya luar biasa
ini disebabkan oleh cinta
lalu, nyatakanlah bahwa kamu merasakan hal yang sama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar