terkadang, bahkan kamu pun harus belajar menjadi daun... yang tak pernah terlalu erat menggenggam tangkainya, yang pasrah untuk jatuh dan meluruh, mempercayakan seluruh jiwanya pada angin. nikmati saja tarian terakhirmu... sebelum mendarat dan terkubur, masih dengan syukur
Kamis, September 8
sepertinya lebih mengerti
jadi keinget ..
dulu jaman masih labil (kaya sekarang engga aja :p )
paling benci nonton pertandingan olahraga! bukannya kenapa", tapi dari dulu saya selalu ga suka mendengar ocehan sang komentator
ga cuma sekali dua saya nyeletuk : "ah bisanya ngomong doang, kalo disuruh turun lapangan juga ga bisa ngapa"in"
dulu saya beranggapan, orang yang hanya bicara tanpa bertindak sama sekali ga perlu didengarkan ..
dulu, saya selelu berpikir bahwa komentator dan kritikus itu ga diperlukan
baru akhir" ini saya paham sepenuhnya
bahwa manusia diciptakan dengan perannya masing". ga semua orang harus bisa main sepakbola. sama seperti ga semua orang harus bisa ngasi komentar. dan sejak paham itu, saya ga lagi menganggap remeh komentator. saya belajar mendengarkan komentator dan kritikus.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar