akulah pemilik sebuah idealisme
ingin kuciptakan sebuah dunia yang penuh cinta
tanpa duka, perang, konflik
kuserukan mimpi itu
pada pria-pria berdasi dan wanita-wanita wangi
di gedung-gedung mewah, di hotel-hotel megah
mereka bersorak ... gempita .. bertepuk ... riuh
menyambut harapku
dalam satu aksi bisu
muak aku!!!!
jadi kuserukan saja angan itu
kukisahkan di kolong-kolong jembatan
di tengah gerimis dan timbunan sampah
dan manusia-manusia disana
tertawa pongah
tersenyum mengejek
menatap sinis
"Hei, itu juga yang sejak dulu kami coba perjuangkan, BUNG!!"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar