Sabtu, Januari 22

adegan (03)

yah, andaikan saja, rumahku dan rumahmu berseberangan ..
aku akan bisa melewatkan setiap pagi dengan memandang keluar jendela
tepat pukul 06.00 kamu akan datang dari arah barat
tubuhmu penuh peluh, nafasmu satu-satu, tapi indah sekali di mataku
kamu akan membuka pintu gerbang rumahmu, yang berwarna merah, yang tingginya sepinggangmu
dengan tangan kanan, selalu tangan kanan, yang dihiasi handband warna putih
betapa familiarnya mataku dengan pemandangan ini
lalu kamu akan masuk ke dalam rumah
sejenak, aku bisa kembali menarik napas
mengeluarkan decak kagum yang selama itu aku tahan
lalu 35 menit kemudian
kamu akan keluar dari dalam
dengan jaket hitam tersampir di lengan kirimu
dengan mentari pagi merekah di senyummu
kamu siap menaklukkan dunia, satu kali lagi

aku, masih di sudut ini, memejamkan mata
memastikan bahwa tak ada sedetik pun dari rutinitas pagimu yang menggelincir keluar dari benakku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar