Sabtu, Desember 24

teruntuk si galau-jabatan

sayang,
sudah saya dengar penggalan ceritanya,
meski tidak semua secara langsung dari kamu

saya tidak bisa banyak berpendapat
karena tak sekalipun saya melihat kiprah kamu di dunia fakultas

jangan tanya saya, akankah kamu mampu atau tidak
barangkali hanya kamu dan Allah yang bisa menjawab

saya anggap kamu sudah dewasa, cukup bijak untuk menentukan langkah
apapun yang kamu pilih nanti, kita sama" mengharapkan yang terbaik untuk kamu
saya hanya bisa mengamati disini, jalan manapun yang kamu ambil,
itu hidupmu! pilihanmu!

jika akhirnya kamu memutuskan untuk setuju
ingatlah,
bersama jabatan itu akan datang tanggung jawab besar
dan bersamanya, akan dituntut komitmen dan kerja keras kamu
bukan mustahil bahwa kamu akan terpaksa meninggalkan apa yang sekarang kamu punya
bukan mustahil hari-hari mendatang akan sibuk dan penuh kekacauan
karena angin bertiup paling kencang di puncak sana

tapi,
mungkin juga akan kamu gali sisi dirimu yang lain
akan kamu temukan banyak pengalaman baru dan dunia baru
entah baik, entah buruk, akan selalu ada hikmah yang bisa dipetik
dan jika memang kamu ikhlas menjalani,
bisa jadi kamu membawa perubahan bagi organisasimu



jika akhirnya kamu memutuskan untuk menolak
akan ada pihak yang dikecewakan
(sejujurnya akan selalu ada pihak yang kecewa,
tak peduli keputusan apapun yang kamu ambil)
tetapi kamu bisa mempertahankan stabilitas duniamu sekarang
punya lebih banyak waktu untuk dirimu dan bakat-bakatmu yang lain

namun,
akan selalu ada kemungkinan kamu menyesal nantinya
karena kita tidak pernah bisa memprediksi mana jalan yang terbaik

pilih salah satu sayang
lalu tegakkan kepalamu dan kuatkan bahumu
segala positif negatif akan selalu ada dan hadir bersamaan

tapi, kemana pun kamu pergi nantinya
ingatlah kamu selalu punya tempat untuk pulang
karena bul bukan sekedar tempat dan kami bukan sekedar teman :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar